Salah satu penegasan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya dalam rangkaian menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka mengenai akhir zaman ialah, banyak peristiwa tidak menyenangkan bahkan penderitaan menimpa kehidupan umat manusia di bumi. Hal itu tentunya berpengaruh kepada kehidupan para pengikut Tuhan, termasuk menyebabkan mereka kehilangan semangat dan pengharapan. Lalu dinyatakan-Nya, Tetapi orang yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya (Mat. 24:13-14). Kini di berbagai tempat di tanah air, tidak sedikit warga jemaat bahkan ada pemimpin gereja yang mundur bahkan meninggalkan iman kepada Sang Juruselamat. Sedih hati mengamati kenyataan itu.

Cihanjuang, September 2017

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus!

Sahabat Tiranus yang saya kasihi,

Salah satu penegasan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya dalam rangkaian menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka mengenai akhir zaman ialah, banyak peristiwa tidak menyenangkan bahkan penderitaan menimpa kehidupan umat manusia di bumi. Hal itu tentunya berpengaruh kepada kehidupan para pengikut Tuhan, termasuk menyebabkan mereka kehilangan semangat dan pengharapan. Lalu dinyatakan-Nya, Tetapi orang yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya (Mat. 24:13-14). Kini di berbagai tempat di tanah air, tidak sedikit warga jemaat bahkan ada pemimpin gereja yang mundur bahkan meninggalkan iman kepada Sang Juruselamat. Sedih hati mengamati kenyataan itu.

Maka, membantu warga jemaat tetap setia sebagai murid dan saksi bagi Kristus dengan memahami Firman Allah, menjadi respon komunitas Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus. Selain mengajar, para dosen dan tenaga kependidikan juga aktif di dalam pelayanan gereja masing-masing. Disamping melakukan pelayanan akhir pekan, mahasiswa mendapat pelatihan penginjilan dan pemuridan selama bulan September-Oktober 2017, yang diselenggarakan setiap hari Jumat sore. Dari 40an peserta cukup signifikan partisipan dari luar kampus, baik warga jemaat maupun pelayan dan pemimpin gereja. Setiap hari mahasiswa dan dosen juga berdoa bagi para alumni dan untuk pemberitaan Injil di seantero negeri bahkan seluruh dunia.

Sementara meresponi pesan Kristus itu, sebagai perguruan tinggi teologi, STA Tiranus tetap mengembangan kualitasnya. Oleh karena itu, tim kerja dosen yang mengisi borang-borang reakreditasi Program Studi Sarjana (S-1) selama bulan ini giat sekali bekerja. Kita doakan agar pada bulan Oktober seluruh dokumen dapat diserahkan melalui sistem online kepada BAN-PT. Sebab, akreditasi Program Studi Sarjana dengan peringkat B itu akan berakhir masa berlakunya pada akhir bulan Januari 2018.

Kemudian, setelah Tuhan mengaruniakan renovasi asrama putera pada bulan April lalu, kini di belakang Guest House kampus juga berlangsung renovasi tiga unit asrama bagi mahasiswa berkeluarga. Bidang Sarana dan Prasarana menghitung biaya perbaikan itu yang akan berlangsung dua bulan ini seharga Rp. 32,5 juta. Memang, tiga unit asrama itu bukanlah bangunan permanen seperti bangunan asrama putera yang baru selesai, melainkan semi permanen. Walau kondisi finansial Tiranus dalam berkekurangan, namun kami yakin Bapak, Ibu dan Saudara, akan tetap membantu dalam doa agar kesetiaan dan kemurahan Allah yang Maha Mulia mencukupi kebutuhan tersebut.

Patut kami sampaikan pula kegembiraan hati komunitas dosen dan mahasiswa pada hari Kamis 14 September lalu, setelah mendengar kesaksian dua belas mahasiswa yang telah merampungkan masa praktik pelayanan lapangan pada masa semester Genap 2016/2017. Banyak pengalaman dan keterampilan yang mereka telah pelajari. Tampak mereka lebih matang. Selain memberitakan Injil secara pribadi, membantu pelayanan gerejawi yang ditugaskan, mereka juga dibentuk Tuhan bagaimana menghadapi kesulitan-kesulitan hidup secara kreatif. Pengalaman hidup dalam budaya dan tradisi gereja yang berbeda juga merupakan isi dari kesaksian para mahasiswa itu. Dalam semester Ganjil 2017/2018 ini, mereka semua tengah bergulat dengan penelitian teologi untuk penulisan skripsi.

Sukacita lain yang Tuhan wujudkan di kampus adalah hadirnya seorang puteri bagi keluarga Bapak dan Ibu Herry Susanto, M.Th dosen Perjanjian Baru. Ibu Lidya Cahyo Susanto melahirkan anak mereka yang kedua itu pada hari Sabtu 16 September 2017 di R.S. Mitra Kasih, Cimahi. Persalinan dari bayi sehat berbobot 3,5 kg dan tinggi 50 cm itu, berlangsung sangat baik. Ibu Lidya yang selama ini menangani Bagian Administrasi Umum dan Kesekretariatan STA Tiranus, mengambil cuti selama dua bulan. Jadi, Sdr. Halmahera Sitepu, S.Th yang sebelumnya tenaga tetap di Perpustakaan, untuk sementara mengambil alih pekerjaan itu.

Sekali lagi, terima kasih banyak kami sampaikan kepada Bapa, Ibu dan Saudara yang telah mendoakan pekerjaan Tuhan di kampus. Puji Tuhan juga atas kemurahan-Nya melalui dukungan finansial yang dikirimkan. Bukti terima dan surat ucapan terima kasih yang dikirimkan secara khusus, kami percaya sudah tiba dengan baik. Semua bantuan itu memungkinkan beroperasinya pelayanan dan pekerjaan rutin di Cihanjuang.

Mengakhiri paparan di atas, saya mengajak Bapak/Ibu dan Saudara seraya terus bersyukur, juga berdoa untuk beberapa pokok doa berikut:

  1. Memohon pencukupan Tuhan untuk pemenuhan dana operasional Tiranus dimana pada bulan September 2017 mengalami defisit sebesar Rp. 9.243.600,-
  2. Agar Tuhan kiranya menyediakan dana abadi STA Tiranus sebesar 2 M rupiah, sesuai standar BAN PT, serta untuk perbaikan tembok yang roboh dan pembangunan batas tanah di sebelah timur Kampus sepanjang 59 m, dengan biaya Rp. 150 juta.
  3. Penuntasan disertasi Bapak Raskita Barus, M.Th di Seoul, Korea; dan studi S-3 dari Bapak Pdt. Edi Ginting, M.Th di STT Jakarta, berjalan dengan lancar. Kiranya Bapak Hery Setyo Adi, M.Th diberi semangat memulai program studi Doktor Teologi dalam bidang Perjanjian Lama.
  4. Kiranya sebelas mahasiswa Program Studi S-1 yang kini menjalani praktik pelayanan di beragam tempat, diberkati oleh Tuhan.
  5. Kirangan mahasiswa pada Program Studi S-1, MA, M.Th dan D.Th terus diberi semangat oleh Tuhan di dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah mereka, penulisan skripsi atau tesis, disamping menunaikan tugas dan pelayanan gerejawi serta membangun keluarga yang sehat dan harmonis.
  6. Kiranya pengurus ikatan alumni STA Tiranus secara nasional yang sudah terbentuk dimampukan Tuhan memfasilitasi dan meningkatkan komunikasi, relasi dan beragam pelayanan kepada dan bersama lebih dari 800 alumni, yang dipakai Tuhan Yesus untuk menunaikan Amanat Agung-Nya. Mereka menyatakan komitmen itu di Cihanjuang, pada hari Sabtu 23 September 2017.

Demikianlah kabar yang dapat kami sampaikan kepada Bapak/Ibu dan Saudara. Marilah kita lanjutkan kerjasama yang sudah lama terbentuk, guna mewujudkan visi dan misi Allah melalui pendidikan dan pelatihan para pemberita Injil Tuhan. Sebagaimana Bapak, Ibu dan Saudara ketahui, Visi Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus ialah Menjadi perguruan tinggi teologi yang unggul sebagai sumber pemberita Injil. Terpujilah Allah Tritunggal yang memberi kehormatan bagi kita dalam panggilan mulia di zaman akhir ini!

 

Salam dan doa kami,

 

 

Dr. B.S. Sidjabat (Ed.D., Ph.D)
NIDN 2312035701

 

 

 

 

 

Back to top