Sejarah Singkat STAT

             Menyibak sejarah berdirinya Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus, bagaikan menyimak serial kisah keajaiban Tuhan. Tuhan memberi kepastian berdirinya Tiranus dan kelangsungannya sampai hari ini dan Dia pulalah menjadi andalan pelayanan Tiranus. Berdirinya Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus tidak lepas dari mandat agung Tuhan Yesus (Mat.28:19-20) dan konteks di Jawa Barat saat itu. Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus sebagai perguruan tinggi teologi Injili-Alkitabiah adalah yang pertama di Bandung, bahkan yang pertama di Jawa Barat yang menyelenggarakan program pasca sarjana. Kini di Bandung apalagi Jawa Barat telah berdiri cukup banyak kampus pendidikan teologi. Hal ini menunjukan betapa gairah pelayanan rohani mengalami peningkatan.

             Adalah Prof. Dr. W.Stanley Heath dan Ir. Gerrit Johan Tiendas, pada tahun 1966, yang memiliki keyakinan dari Tuhan untuk memulai suatu pelayanan pelatihan dan penginjilan pribadi secara lebih teratur di Bandung. Lewat pergumulan doa, keduanya yakin nama untuk pelayanan itupun Tuhan yang menunjukannya. Nama Tiranus terambil dari nast Alkitab Kisah Para Rasul 19:9. Pada mulanya nama resminya adalah Institut Tiranus, dan motonya Sumber Berita Injil. Tetapi pada 7 Januari 2010 bentuk dan nama lembaga ini berubah menjadi Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus.

             Prof. Dr. Stanley Heath, yang akrab disapa dengan “Pak Heath” adalah seorang Profesor berkebangsaan Amerika Serikat.   Beliau dikirim dari Kentucky Team ke ITB. Sedangkan Pak Tiendas adalah seorang putera pendeta yang saat itu berstatus sebagai mahasiswa ITB. Keduanya telah memulai kegiatan latihan penginjilan pribadi sejak tahun 1963. Inilah yang jadi cikal bakal Tiranus.

            Pada 12 Juli 1966 Institut Tiranus diresmikan dan Kampus Pertama di Jl. Cihapit 33, Bandung menumpang di rumah pendiri (1966-1971).  Kampus Kedua di jalan R.E Martadinata 73 (1971-1974). Kampus Ketiga di jalan Supratman 33, Bandung (1974-1976). Di kampus inilah Tiranus memulai program sarjananya, yaitu pada tahun 1974. Dua wisudawan perdana pada program ini adalah Purnawan Tenibemas dan Pdt. Timothy Yoshua. Kampus keempat di jalan Damar, Bandung (1976-1988) di kampus inilah pertama kali mahasiswa diasramakan.  Kampus kelima, di desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabapaten Bandung Barat (1988 - sampai sekarang). Perjalanan dari Kampus pertama hingga Kampus yang terakhir adalah serial kisah keajaiban Tuhan.  

           Pada awal didirikan Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus hanya menyelenggarakan Program Diploma dan Sarjana Muda Teologi. Lalu kemudian diselenggarakan program pascasarjana (Master of Divinity dan Master of Arts). Seiring dengan perkembangannya maka Tiranus kini telah menyelenggarakan Program Non gelar, Sarjana, Master of Arts, Magister Teologi dan Program Doktor Teologi. 

           Alumninya sudah tersebar di hampir seluruh Nusantara bahkan beberapa melayani di Mancanegara. Mereka yang menjadi dosen sekolah teologi pun tersebar di 62 sekolah di seluruh Indonesia. Sebagian lainnya melayani sebagai Gembala Sidang bahkan ketua sinode, dosen dan guru agama Kristen di perguruan tinggi dan sekolah-sekolah. Juga mereka yang melayani di ladang misi adalah andil Tiranus untuk Gereja Tuhan di Indonesia. 

Back to top