{"id":989599,"date":"2026-09-29T23:35:42","date_gmt":"2026-09-29T23:35:42","guid":{"rendered":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/?p=989599"},"modified":"2026-09-29T23:39:09","modified_gmt":"2026-09-29T23:39:09","slug":"dkk-september-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/dkk-september-2026\/","title":{"rendered":"DKK September 2026"},"content":{"rendered":"<div class=\"vgblk-rw-wrapper limit-wrapper\">Cihanjuang, Akhir September 2026<br \/>\nDKK, Ykk Bapak\/Ibu\/ Saudara<\/p>\n<p>Respek Atas Daya Rintis Pelayanan Alumni<\/p>\n<p>Tidak mudah untuk memulai suatu pelayanan pendidikan bagi kategori usia\/ masa kanak-kanak di daerah sulit sepeti yang dialami oleh salah satu alumni Tiranus, yakni saudari Kurnia Elvirawan. Sebagai alumni yang mendapatkan beasiswa dari kantong Kristen, dirinya tetap komitmen untuk kembali daerah asalnya setelah lulus. Desa Rea Guliling yang terletak di Kecamatan Kaluku, Kabupaten Mamuju dan propinsinya Sulawesi Barat, merupakan desa dimana saudari tersebut mengerjakan misi-Nya melalui perintisan dan pembukaan pendidikan yang paling dasar, yakni Taman Kanak-kanak. Daerahnya memang merupakan daerah yang masih sangat minim kesadarannya akan Pendidikan formal bagi masa kanak-kanak dan minim infrastruktur bagi pendidikan formal. Selain itu, kehidupan masyarakatnya masih diwarnai oleh suasana kehidupan tradisional dan minimnya kecukupan ekonomi, oleh karena mereka masih mengandalkan hasil pola bercocok tanam di kebun-kebun terbatas di sekitarnya. Pengadaan atau pelayanan pendidikan umum bagi anak-anak seperti PAUD, Play Group dan Taman Kanak-kanak, belum ada. Semua bentuk pendidikan tersebut tersedia jauh di kota-kota kecamatan. Itupun tetap masih terbatas jumlahnya.<img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-989604 alignleft\" src=\"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/2sep2026.png\" alt=\"\" width=\"415\" height=\"282\" srcset=\"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/2sep2026.png 415w, https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/2sep2026-300x204.png 300w\" sizes=\"(max-width: 415px) 100vw, 415px\" \/><\/p>\n<p>Anak-anak di sekitarnya hanya menunggu kesempatan untuk langsung mengenyam pendidikan ke tingkat Sekolah Dasar (SD).<\/p>\n<p>Kurnia -panggilan sehari-harinya &#8211; adalah lulusan Tiranus pada semester genap 2019. Memang dari antara teman seangkatannya yang berjumlah 26 orang, tidak menonjol secara akademis. Namun dirinya bisa bekerja praktis<br \/>\ndan memiliki sence of music cukup kuat. Melihat celah dan beban pelayanannya bagi anak-anak, mendorong dirinya untuk merintis dan membuka Taman Kanak-kanak yang menampung 18 anak di rumahnya. Dari 18 anak didik sekarang bertambah menjadi 25 anak. Sekolah itu kemudian hari dibimbing dan diayomi oleh PKMB Home<br \/>\nschooling Bintang Harapan, Bandung. Sebuah lembaga Pendidikan yang dipimpinan Ibu Prihartini Londah S.Th., yang juga seorang alumni STA Tiranus. Untuk operasional sekolah tersebut, setiap orang tua dari anak hanya<img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-989603 alignright\" src=\"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1sep2026.png\" alt=\"\" width=\"259\" height=\"424\" srcset=\"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1sep2026.png 259w, https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1sep2026-183x300.png 183w\" sizes=\"(max-width: 259px) 100vw, 259px\" \/><br \/>\ndipungut biaya Rp. 25.000,- perbulan. Dana yang terkumpul diperuntukan untuk pembelian peralatan sekolah dan honorarium \u201cala kadarnya\u201d bagi kedua guru yang tinggal dekat Taman Kanak-kanak tersebut.<\/p>\n<p>Selain pelayanan tersebut, saudari Kurnia juga membantu anak-anak usia remaja yang putus sekolah di tingkat SMP dan SMA untuk bisa melanjutkan sekolah melalui homeschooling yang bekerjasama dengan lembaga Pendidikan Homeschooling di Bandung tersebut. Puji Tuhan atas cara-cara Tuhan memakai para alumni Tiranus, yang rela<br \/>\nberkorban, mencari celah, dan berdampak bagi yang tidak beruntung. Bersyukur pula bahwa dukungan doa, daya, dan dana bapak\/ibu\/ rekan sekerja melalui Tiranus menunjukkan buah buahnya selalu. Amien!<\/p>\n<p>Menutup DKK akhir Sempetmber 2006 ini, tak henti hentinya kami mengucap syukur atas kesempatan dan hak istimewa bisa bekerja sama dengan bapak\/ibu\/rekan sekerja dalam mengemban bersama misi Tuhan Yesus melalui Tiranus.<br \/>\nDari kampus juga, kami senenatiasa mendoakan kerjasama ini, dan secara khusus juga mendoakan bagi keluarga dan usaha bapak\/ibu\/ rekan sekerja dimanapun! Dalam segala keterbatasan kita, kuasa menopang! Amien<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pokok Doa dari Kampus :<br \/>\n1. Bencana alam dan dampak nya di Indonesia: dampak erupsi gunung berapi, keba<br \/>\nkaran hutan, dan banjir dibeberapa daerah akibatmusim hujan.<\/p>\n<p>2. Fundraising bagi beasiswa para mahasiswa baru Angkatan 2026.<br \/>\n3. Penyiapan dana bagi peningkatan pendidikan dosen dosen muda dan rekrutmen staf-staf administrasi yang<br \/>\nbaru.<br \/>\n4. Penggalangan dana untuk program digitalisasi di Tiranus dalam berbagai bidang yang membutuhkan dana kurang<br \/>\n200 jutaan rupiah.<br \/>\n5. Penyiapan masa pensiun beberapa dosen dan staf administrasi.<br \/>\n6. Jika bapak\/ibu\/ mitra sekerja Tiranusjuga memiliki beban doa yang perlu kami dukung dalam doa, silahkan<br \/>\nmenyampaikan kepada kami, agar kami komunitas Tiranus bisa andil mandoakannya.<\/p>\n<p>Contact Person:<br \/>\nIbu Lidia Nurcahyo<br \/>\nno: 082114672781<\/p>\n<p>Salam Hormat dan Hangat<\/p>\n<p>Mika Sulistiono<br \/>\nKetua STA Tiranus<\/p><\/div>\n<p><!-- .vgblk-rw-wrapper --><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cihanjuang, Akhir September 2026 DKK, Ykk Bapak\/Ibu\/ Saudara Respek Atas Daya Rintis Pelayanan Alumni Tidak mudah untuk memulai suatu pelayanan pendidikan bagi kategori usia\/ masa kanak-kanak di daerah sulit sepeti yang dialami oleh salah satu alumni Tiranus, yakni saudari Kurnia Elvirawan. Sebagai alumni yang mendapatkan beasiswa dari kantong Kristen, dirinya tetap komitmen untuk kembali daerah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/989599"}],"collection":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=989599"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/989599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":989605,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/989599\/revisions\/989605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=989599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=989599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/webdev\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=989599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}