RAPTURE

Oleh: Purnawan Tenibemas, Ph.D

“…Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan…” (Matius 24:40,41)

Seandainya Anda duduk di kursi pesawat dalam suatu penerbangan komersial, tiba-tiba Tuhan Yesus datang untuk kedua kalinya, hal apa yang akan Anda alami? Pilot dan kopilot karena keduanya orang yang sungguh beriman kepada Kristus, diangkat keluar dari kokpit. Bisa jadi sebagian dari awak pesawat dan sebagian dari penumpang karena mereka beriman kepada Kristus juga diangkat. Kepanikan dan ketakutan akan terjadi. tetapi mungkin kepanikan yang lebih besar terjadi pada para penumpang bus besar yang sedang meluncur dengan cepat, tiba-tiba sopirnya terangkat. Bagaimana pula dengan yang sedang dipasar atau dirumah?

Tuhan Yesus saat berkhotbah tentang hari kedatangan-Nya yang kedua menyatakan bahwa sesaat setelah masa aniaya, akan terjadi fenomena besar pada benda-benda langit, disusul dengan tanda kedatangan-Nya yang kedua ini. Peristiwa kedatangan-Nya yang kedua itu adalah suatu kepastian, walau waktunya belum diketahui.

Tuhan Yesus mencontohkan bahwa pada hari itu bila ada dua orang yang sedang bekerja di ladang, yang seorang akan diangkat dan yang seorang lagi tertinggal (Mat. 24:40). Demikian juga dengan dua orang perempuan yang sedang mengilang gandum, yang seorang akan diangkat dan yang seorang lagi tertinggal (Mat.24:41). Sangat pasti orang yang tertinggal itu bukan sekedar bengong, melainkan juga ketakutan mulai merasuki dirinya dengan hebat. Peristiwa itu akan serempak diseluruh bumi ini. Gambaran Tuhan Yesus saat itu tentu terkait konteks masa itu yaitu suasana hidup pertanian.

Namun bagi siapa saja yang hidup dalam konteks pertanian masa kini ataupun yang hidup dalam konteks perkotaan yang sibuk, semua akan alami peristiwa itu. saat semua orang sedang jalani kehidupannya tiba tiba kepanikan dan ketakutan, tangis dan ratapan terjadi. Kepanikan hebat akan dialami orang-orang yang tertinggal yang sedang berpergian dengan angkutan massal ataupun mereka yang sedang berada di keramaian.

Akan banyak tetangga, teman, sahabat, rekan atau mitra kerja yang tiba-tiba tertinggal. Bisa jadi ada anggota keluarga yang tertinggal, karena tidak beriman kepada Kristus atau hanya sekedar beragama Kristen tanpa sungguh beriman kepada Kristus. Semua relasi tidak bisa diandalkan kecuali relasi pribadi dengan Kristus. Karena hanya orang-orang pilihan dari dunia ini yang akan diangkat (Mat.24:31). Kemudian hari Rasul Paulus memberi penjelasan tentang yang terangkat itu adalah setiap orang yang beriman kepada Kristus (1Tes. 4:16-17).

Namun karena kedatangan Tuhan Yesus yang kedua itu tidak diketahui, Tuhan Yesus mengingatkan agar setiap orang berjaga-jaga (Mat. 24:42). Saat kita banyak dirumah sekarang ini adalah waktu adalah waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Hanya yang beriman kepada Kristus yang akan diangkat. Ajaklah orang lain untuk beriman kepada Kristus.

Leave a Reply

Close Menu