{"id":2272,"date":"2021-03-08T09:15:52","date_gmt":"2021-03-08T02:15:52","guid":{"rendered":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/?p=2272"},"modified":"2021-03-08T09:18:35","modified_gmt":"2021-03-08T02:18:35","slug":"dkk-februari-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/dkk-februari-2021\/","title":{"rendered":"DKK Februari 2021"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Cihanjuang,\n22 Februari 2021<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kepada Yth.<\/p>\n\n\n\n<p>Bapak\/Ibu\/Saudara<\/p>\n\n\n\n<p>Mitra dan Pendukung Tiranus<\/p>\n\n\n\n<p>Di <\/p>\n\n\n\n<p>Tempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakabar\nBapak\/Ibu dan Saudara? Tidak terasa kita sudah berada di minggu ketiga\nFebruari. Kita masih bergumul dengan situasi yang Tuhan izinkan menantang dan\nmemperteguh iman serta membangkitkan ketangguhan dan kreativitas. Sesuai saran\nrasul Yakobus di masa lalu, kita patut memandang beragam pencobaan menghadang\nsebagai ujian terhadap iman guna mendatangkan ketekunan (Yak. 1:2-3).<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam bagian akhir suratnya, Yakobus\nmenasihatkan agar para pengikut Tuhan tabah di saat ditantang beragam beban dan\nmasalah. Beliau menuliskan, \u201ckamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan\nkamu telah tahu apa yang akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha\npenyayang dan penuh belas kasihan\u201d (Yak. 5:11). <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pada ayat-ayat terakhir, Yakobus\nmengingatkan orang Kristen supaya giat berdoa meniru teladan Elia di Perjanjian\nLama. Katanya, \u201cElia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah\nbersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun\ndi bumi selama tiga tahun dan enam bulan\u201d (Yak. 5:17). <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tuhan Yesus pun meninggalkan warisan\nnilai dan praktik hidup itu bagi murid-murid, sebagaimana dituliskan oleh\nkitab-kitab Injil. Pagi-pagi benar Ia pergi ke tempat sunyi dan berdoa (Mrk.\n1:35). Sebelum menetapkan siapa dua belas murid yang akan dilatih-Nya, ia\nberdoa semalam-malaman (Luk. 6:12). Setelah memberi 5000 orang makan, Ia\nmenyuruh orang banyak pulang dan murid-murid mendahului-Nya bertolak ke\nseberang, sementara Beliau \u201cnaik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri\u201d (Mat.\n14:23-24). <\/p>\n\n\n\n<p>Guru\nkami dalam mata kuliah <em>Penginjilan Anak<\/em>, Ibu Adelaide Heath, juga\nmeninggalkan warisan tekun berdoa, sehingga lembaga Persekutuan Evangelisasi Anak\n(PEA) yang didirikan tahun 1963 dan dipimpinnya begitu lama, masih berkarya\nhingga hari ini. Setelah bergumul menunggu penantian, beliau pergi ke Rumah\nBapa di Surga, pada hari Sabtu, <\/p>\n\n\n\n<p>20\nFebruari 2021 pukul 17.10 WIB, di rumah kediamannya di kampus STA Tiranus. Usia\nbeliau menjelang 94 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentulah\nbanyak kenangan bagi yang memelajari <em>Penginjilan Anak<\/em>, atau yang\nmengikuti <em>Kursus Latihan Pengajar (KLP). <\/em>Banyak guru Sekolah Minggu,\npenatua bahkan gembala jemaat diajari, diingatkan, dimotivasi bahwa Allah\nmengutus Anak-Nya yang Tunggal, Yesus Kristus, datang ke dunia untuk mencari\nanak-anak agar tidak ada yang terhilang. Mereka membutuhkan juruselamat.\nDitegaskannya bahwa karya Tuhan Yesus di salib harus disampaikan kepada anak,\ndengan bahasa yang mudah mereka pahami. <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kerja keras beliau berbuah banyak.\nSebab, tidak sedikit dari alumni Tiranus yang berjumlah 950 orang sejak tahun\n1969, mengelola pusat pelayanan penginjilan dan pemuridan anak. Jika mereka\nmenjadi gembala jemaat, terbuka ruang pelatihan guru-guru sekolah minggu agar\ntermotivasi dan mampu menuntun anak menerima Yesus Kristus. Jika mereka menjadi\nguru pendidikan agama Kristen (PAK), mereka mengintegrasikan berita Injil\ndengan pengajaran iman dan karakter.&nbsp;\nMurid di sekolah bukan hanya belajar PAK sebagai pengetahuan agama. <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ibu Adelaide Heath telah\nmengintegrasikan mata kuliah <em>Penginjilan Anak <\/em>ke dalam pendidikan\nteologi. Bapa-bapa gereja dalam lima abad pertama, termasuk Clementus (150-215\nM), Origenes (185-224M), Hieronimus (345-420M), Chrysostomus (347-407M), dan\nAgustinus (354-430M) mewariskan pemikiran dan praktik itu.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kitalah yang melanjutkan obor\npenginjian kepada anak dengan cara kreatif, apalagi berhadapan dengan Era 4.0\ndimana anak (Generasi Z) akrab dengan pembelajaran secara <em>online<\/em>. Kita\ntidak akan bertemu muka lagi dengan Ibu Heath yang dibaringkan di samping suaminya\nalmarhum Pdt. Prof. Dr. W.S. Heath, di makam Pasarean Alit, Selasa, 23 Pebruari\n2021.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengakhiri pesan ini, terima kasih\nkami ucapkan kepada Bapak, Ibu dan Saudara yang mendukung pekerjaan Tuhan di\nTiranus, melalui doa dan dana. Dalam kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan\nbeberapa pokok doa berikut: &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 1) Berdoa bagi perkuliahan secara <em>daring<\/em>\npada semester ini (8 Februari &#8211; 28 Mei 2021). Kiranya Tuhan memberikan\nkreatifitas dan hikmat bagi para dosen dan tenaga kependidikan. Kiranya semua\nperalatan dan konektifitas di kampus dan di tempat mahasiswa terjaga dan\nberfungsi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 2) Berdoa untuk 79 mahasiswa program\nstudi Sarjana. Empat belas mahasiswa memasuki praktik pelayanan selama satu\nsemester. Perkuliahan berlangsung pada pagi hingga sore hari. Para dosen\nmengajar di kelas-kelas virtual yang telah tersedia berkat bantuan para alumni.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 3) Berdoa untuk pembelajaran 54\nmahasiswa program studi M.Th yang telah berubah dari Kegiatan Primo dan Medio\nmenjadi Perkuliahan Semester Ganjil dan Genap. Perkuliahan ini berlangsung di\nmalam hari. <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 4) Berdoa untuk perkuliahan 17\nmahasiswa program studi Magister Ministri (MMin). Program ini merupakan kerjasama\nSinode GUP dengan Tiranus. Perkuliahan ini pun berlangsung di malam hari. Mohon\ndukungan doa bagi pengurusan Izin Penyelenggaraan (IP)-nya. <\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 5) Berdoa untuk pencukupan dana bagi\noperasional Tiranus Rp. 250 juta setiap bulan. Pada masa krisis ini, Tiranus\nmelakukan kegiatan pendidikan, penelitian dan penerbitan, dan pengabdian kepada\nmasyarakat (PkM), dengan mempertimbangkan dana yang sangat terbatas&nbsp; dari para pendukung. <\/p>\n\n\n\n<p><em>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <\/em>Demikian\ninformasi yang dapat kami sampaikan. Tuhan Yesus memberkati.<\/p>\n\n\n\n<p>Teriring salam dan doa kami, <\/p>\n\n\n\n<p>Binsen S. Sidjabat<br>\nNIDN 2312035701<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cihanjuang, 22 Februari 2021 Kepada Yth. Bapak\/Ibu\/Saudara Mitra dan Pendukung Tiranus Di Tempat. Apakabar Bapak\/Ibu dan Saudara? Tidak terasa kita sudah berada di minggu ketiga Februari. Kita masih bergumul dengan situasi yang Tuhan izinkan menantang dan memperteguh iman serta membangkitkan ketangguhan dan kreativitas. Sesuai saran rasul Yakobus di masa lalu, kita patut memandang beragam pencobaan &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/dkk-februari-2021\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;DKK Februari 2021&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2272"}],"collection":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2272"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2273,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2272\/revisions\/2273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tiranus.ac.id\/wp7\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}