Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus (STAT) adalah sekolah tinggi Alkitab yang berhaluan Injili- Alkitabiah- nondenominasional. Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus (STAT) pada mulanya bernama Institut Alkitab Tiranus, berdiri pada tahun 1966 untuk memperlengkapi orang-orang percaya yang terpanggil melaksanakan Amanat Agung TUHAN Yesus Kristus. Nama Tiranus diambil dari Kisah 19:9, ruang kuliah dimana rasul Paulus melatih pemberita Injil untuk wilayah Asia. Selain itu, sejak awal STAT diilhami oleh pernyataan TUHAN Yesus Kristus yang berbunyi, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Mat. 9:37-39).

STA Tiranus dikelola oleh Yayasan Persekutuan untuk Pekabaran Injil (YPUPI). Baik itu pembina, pengurus, pengawas yayasan, pimpinan, dosen dan staf nonedukatif adalah warga gereja, namun bukan utusan denominasinya. Mereka terpanggil untuk menjalankan mandat penyiapan, pembekalan, dan peningkatan kualitas para calon dan para rohaniawan Kristen.

Sekarang ini STAT memiliki program pendidikan teologi di tingkat sarjana (S.Th.) dan pascasarjana (M.Th.) untuk memperlengkapi mahasiswa menjadi pemberita Injil melalui beragam talenta dan bidang pelayanan.

Para mahasiswa datang dari beragam latar belakang etnis, suku dan denominasi dibina oleh sepuluh dosen bergelar S-3 dan sembilan bergelar magister teologi lulusan sekolah-sekolah ternama dalam dan luar negeri.

STAT adalah anggota PASTI, PERSETIA, dan ATA yang diakreditasi oleh BAN-PT dan CEAD-ATA.

1. Penginjilan Pribadi (Pelayanan Pribadi)

2. Penginjilan Anak (Pelayanan Anak)

3. Pembinaan Watak dan Tata Nilai Kristiani

  1. Alkitab adalah Firman Allah, tanpa salah dan merupakan wibawa tertinggi dalam segala segi kehidupan manusia.
  2. Allah Pencipta Semesta Raya adalah Esa yang kami kenal dalam Ketritunggalan Yang Esa.
  3. Yesus Kristus adalah Allah sejati dan manusia sejati, sempurna, tak berdosa, tetapi rela mati menanggung dosa manusia, dikuburkan dan bangkit lagi pada hari yang ketiga, naik ke sorga dan akan turun kembali untuk menghakimi segenap manusia.
  4. Roh Kudus adalah Penolong yang menyertai orang beriman. Ia memimpin kepada kebenaran sempurna serta kepada hidup yang suci dan memberi kuasa untuk bersaksi tentang Yesus Kristus.
  5. Keselamatan manusia diperoleh karena anugerah Allah semata-mata melalui penebusan Yesus Kristus. Amanat Agung Yesus Kristus tetap berlaku sampai dengan kedatangan-Nya yang kedua.

1. Program Sarjana Teologi (S. Th) dengan akreditasi dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi).

2. Program Magister Teologi (M. Th.) dengan akreditasi dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi).

3. Doktor Teologi (D. Th.) terdaftar pada Kemenag RI cq. Ditjen Bimas Kristen.

4. Program Sarjana dan Magister mendapat akreditasi dari ATA (Asia Theological Association)

1. Misiologi

2. Apologetika Kristen

3. Kependetaan

4. Konseling Kristen

5. Pendidikan Kristen

6. Kepemimpinan Kristen/Leadership (Khusus M.Th)

 

Kampus Tiranus terletak di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Lingkungan sekitar kampus selain perumahan penduduk di Selatan dan Barat kampus juga ladang pertanian di Timur serta di Utara kampus. Saat Tiranus mulai berkampus di Desa Cihanjuang ini pada tahun 1988 suasana kehidupan pedesaan Sunda masih sangat terasa. Tuhan memberi bimbingan saat mempertimbangkan bangunan kampus serta nama-nama untuk setiap bangunan. Pola arsitektur bangunan utama memilih arsitektur yang mendekati pola bangunan Sunda. Nama-nama gedung pun beraroma Sunda.

Sebagai pembekalan bagi Anda yang berkunjung ke kampus, inilah nama-nama gedung dan fungsi gedung atau bangunan tersebut:

  1. Paliwara adalah nama gedung administrasi berlantai tiga. kata paliwara bermakna pemberi informasi atau pemberi pelayanan kepada para tamu.
  2. Bale Luhung. Bale artinya tempat berkumpul atau bangunan. Sedangkan luhung bermakna berbudi luhur, berhati mulia dan berpengetahuan. Hal ini sesuai dengan fungsi dari lantai bangunan tersebut sebagai aula segenap komunitas Tiranus. Ruang ini dipakai juga untuk pertemuan-pertemuan besar lainnya.
  3. Motekar. Gedung perkuliahan diberi nama Motekar. Kata Motekar mengandung arti segala upaya yang dilakukan untuk menambah pengetahuan atau memperbaiki pola hidup.
  4. Bale Riung. Ruang Bale Riung dipergunakan untuk sebagai ruang persekutuan dan ibadah bagi para mahasiswa, sesuai fungsinya ruang tersebut diberi nama Bale Riung.
  5. Munggaran. Makna munggaran adalah yang pertama sebab inilah gedung permanen pertama di kampus. Gedung ini digunakan untuk rumah tinggal dosen tetap penuh.
  6. Tumaninah. Guest House terletak di bagian Utara kampus diberi nama tumaninah yang berarti senang, tidak merasa dikejar-kejar waktu atau perasaan lega sebab mendapat tempat yang cukup luas.
  7. Camperenik. Makna nama itu adalah kecil tetapi menarik. Digunakan untuk rumah keluarga staf atau dosen tetap penuh.
  8. Kayungyun. Gedung asrama putri berlantai dua diberi nama kayungyun. Kata ini sikap yang disenangi dan membuat orang lain tertarik.
  9. Bale Raos. Ruang makan mahasiswa diberi nama bale raos harapannya ruang ini memang untuk menikmati makan yang enak (raos).
  10. Sonagar. Asrama putra bernama sonagar sebab terpisah oleh lorong dan dibangung dua tahap. Kata sonagar ini berarti pemberani, tidak pemalu; berani sekalipun berhadapan dengan orang yang lebih tua namun tetap diserati sikap hormat.
  11. Giwangkara. Bangunan ini menjadi tempat tinggal staf administrasi yang berarti matahari. Diberi nama seperti itu sebab pada mulanya gedung ini adalah gedung pertama di kampus yang paling menghadap matahari pagi.
  12. Suka Rame. Ada rumah dosen yang bernama suka rame. Nama ini dipilih sebab pada mulanya yang tinggal di rumah itu adalah seorang misionaris single namun diper-ibu oleh kebanyakan mahasiswa sehingga rumah itu senantiasa ramai.
  13. Tangginas. Rumah dosen yang berhalaman luas dan asri diberi nama Tangginas yang berarti cepat dan rajin. Dosen memang seharusnya tangkas dan rajin.
  14. Kamarasan. Kata ini bermakna sukacita lahir batin. Bangunan ini pun merupakan rumah dosen.
  15. Silih Asih. Rumah dosen paling Barat dan paling depan dari gerbang masuk kampus diberi nama Silih Asih. Yang berarti saling mengasihi.
  16. Silih Asah. Maknanya saling mengasah, saling mempertajam.
  17. Silih Asuh. Maknanya saling mengasuh.
  18. Someah. Bangunan ini dihuni oleh staf. Makna someah berarti manis budi dan senang menyambut orang termasuk orang baru sekalipun.
  19. Lugina. Bangunan rumah yang berarti senang, damai.
  20. Gentur. Bangunan rumah yang berarti rajin menuntut pengetahuan.
  21. Heman. Bangunan rumah yang berarti sayang, murah hati.
  22. Bingah. Bangunan rumah yang artinya gembira.
  23. Komara. Bangunan rumah yang artinya wibawa, atau pengaruh baik.
  24. Kemit. Pos satpam diberi nama Kemit karena maknanya menjaga atau menemani.
  25. Bale Reureuh. Bangunan di bagian Barat kampus, disebelah kiri jalan setelah gerbang masuk adaalh bangunan untuk retret. Bangunan sederhana ala pedesaan ini diberi nama sesuai dengan fungsinya.

Close Menu